dunia tak perlu tahu
betapa laki-laki dihinakan, satu langkah dari rumah
dunia tak perlu tahu
sedalam apa luka di badan dan jiwanya, selepas doa dari pintu rumah
dunia tak perlu tahu
bagaimana laki-laki mengubah tangis jadi tawa,
satu langkah menuju rumah
dunia tak perlu tahu
perang apa yang ganggu isi kepalanya,
sepejaman mata jelang lelap
jika pun ada
dunia bahkan tak boleh tahu
seburuk apa mimpi laki-laki,
yang menyelinap di antara kegelapan
dunia tak boleh tahu
seberapa banyak langkah jadi jatuh,
demi sanggup berlari
dunia tak boleh tahu
sedekat apa laki-laki dengan dosanya,
untuk menyepikan riuh di dada dan kepalanya
No comments:
Post a Comment